Sebelumnya saya minta maaf karena lama sekali tidak meng-update blog yang satu ini. Ya karena banyak hal yang membuat saya jarang kemari.
Selalu berkutat dengan CorelDraw ternyata ada jenuhnya juga. Akhirnya berbekal pengetahuan yang minim terhadap Adobe Illustrator, mencoba juga akhirnya menjamah software vektor yang satu ini. Sudah lama sebenernya tahu dengan software yang satu ini, cuman karena sakin cintanya sama Corel malah jarang sekali menyentuh, padahal dari segi fleksibilitas dan feature, menurut saya Ai lebih unggul dibanding CorelDraw.
Berbekal pengetahuan yang minim, akhirnya saya beranikan mencoret-coret kanvas Ai sekenanya. Nah jadilah. Ini salah dua vektor yang saya buat menggunakan Ai. Sebenarnya gambar2 ini sudah beberapa lama terposting di GALLERY saya. Mau ngusung kesini belum ada waktu.
Saat ini saya belum sempat sharing tutorialnya. Kapan-kapan deh ya.


Nih aku mau sedikit sharing aja tentang proses pembuatan foto yang aku rubah jadi vektor. Sebenarnya mudah saja kok, cuman butuh kejelian dan ketelitian untuk mendapatkan hasil yang terbaik dan mirip dengan foto aslinya. Mungkin vektor ini gak terlalu sempurna, tapi cukuplah buat referensi. Hehehe. Software graphic yang aku gunain adalah CorelDraw X3, karena memang aku sudah familiar dengan itu, tapi bisa juga digunakan sofware pengolah grafis yang lain seperti Freehand dan Illustrator.
Beberapa tahapan yang bisa kita lakukan untuk membuat gambar vektor yang kita inginkan [versiku] adalah sebagai berikut :
1. Siapkan image yang ingin kita vektorkan. Bisa dari kamera digital, foto handphone atau objek yang lain. Usahakan gambar dalam keadaan yang bagus, jelas terlihat detailnya agar kita mudah proses tracingnya. Kebetulan foto yang mau aku buat vektor ini hanya dari hape so mungkin kurang begitu tajam. atapi cukuplah buat dilihat detailnya.
2. Buat line universal terlebih dahulu seperti bentuk wajah, garis luar rambut, mata, hidung dan bibir. Gunakan warna garis yang kontras serta ketebalan yang sesuai agar bisa dilihat detail hasilnya. Untuk membuat garisnya bisa digunakan Freehand Tool (F5) di Toolbox atau Bezier tool lalu proses penyempurnaan ritme garis bisa digunakan Shape Tool.
3. Cobalah memberi warna pada garis-garis telah dibuat tadi untuk bisa melihat penampakan kasar. Pada bagian ini kita bisa menentukan standar warna atau warna dasar yang akan kita pakai nantinya, seperti warna kulit dan rambut. Disamping itu juga bisa menentukan proporsi proporsi muka jika belum sesuai. Gambar sudah bisa dilihat apakah sudah ada kemiripan dengan foto aslinya. Detail mata dan dan hidung serta bibir dan juga garis wajah merupakan elemen penting pembentuk wajah, so disini butuh kejelian.
Waktu nganggur [baca: sok nganggur] tapi tangan tak mau nganggur, aku punya dua foto yang aku sulap ke dalam vektor. Namanya juga belajar, jadi hasilnya gak bagus. Tapi lumayanlah buatobat nganggur. Hehehe:-P Untuk kali ini aku gak sempet bikin tutorialnya soalnya ini bikinan sudah agak, lain waktu pasti aku lengkapi dengan langkah2nya agar bisa sharing sama temen2.
Tema : Human // Kategori : Vektor //Software : CorelDrawX3


No comments:
Post a Comment