All New CR-V: Ingin Jadi Trendsetter SUV

Generasi ketiga Honda CR-V telah hadir di tanah air. All New CR-V diharapkan Honda menjadi trendsetter SUV kelas premium, yang memadukan ketangguhan SUV dengan kenyamanan setara sedan.

Dibandingkan generasi sebelumnya, ubahan eksterior All New CR-V terbilang cukup signifikan. Front grille-­nya kini mengadopsi desain double-layer, dipadukan dengan projector headlight. Melihat sisi samping, garis jendela yang membentuk kurva mengerucut ke arah buritan membuat tampilannya lebih dinamis. Kesan tangguh dan sporti pun makin kental dengan adanya lower garnish berwarna hitam di sekeliling bodi, plus dukungan velg 17” 7-spokes (untuk versi 2,4L).

Honda juga membenahi segi pengendalian SUV teranyarnya ini. Dengan merancang ulang penempatan mesin dan ban cadangan, All New CR-V memiliki center of gravity lebih rendah. Tingkat kekakuan bodi pun diperbesar, sehingga secara keseluruhan All New CR-V menjanjikan tingkat kestabilan lebih baik. Sementara itu, stabilitas dan pengendaliannya juga didukung pengadopsian MacPherson Strut untuk suspensi depan, dan Reactive Link Double Wishbone untuk suspensi belakang.

Dari sisi aerodinamika, All New CR-V menggunakan sejumlah aerodynamic parts di bagian bawah bodinya untuk mereduksi aliran angin di bawah bodi. Koefisien geseknya kini 0,39, atau lebih baik 10 persen ketimbang generasi sebelumnya, dan downforce-nya pun meningkat 67 persen. Alhasil, dalam kecepatan tinggi, SUV ini diklaim tetap stabil.

Honda menawarkan dua pilihan kapasitas mesin untuk All New CR-V, yakni 2,4L dan 2,0L. Keduanya mengadopsi teknologi i-VTEC, dan termasuk mesin ramah lingkungan karena sudah memenuhi standar EURO-IV.

Varian mesin 2,4L sanggup memuntahkan tenaga sebesar 170 PS pada putaran 5.800 rpm, sementara torsi maksimumnya 22,2kg.m yang dicapai pada putaran 4.200 rpm. Artinya, mesin ini lebih bertenaga ketimbang generasi sebelumnya yang berkekuatan 160PS pada putaran 6.000 rpm. Sementara itu, varian 2.0L-nya memiliki daya maksimum sebesar 150PS pada putaran 6.200rpm, dengan torsi maksimum 19.4kg.m pada 4.200rpm.

Baik varian 2,4L maupun 2,0L sama-sama dilengkapi dengan sistem transmisi otomatis 5-kecepatan, yang perbandingan transmisinya sudah dioptimalkan untuk mencapai akselerasi bertenaga sekaligus penggunaan bahan bakar yang lebih efisien. Sementara, bagi penikmat transmisi manual, Honda menawarkan pilihan transmisi manual 6-kecepatan. Sayangnya, pilihan ini hanya ada pada varian 2,0L.

Melongok interior, All New CR-V menggunakan material berkualitas dengan nuansa warna two-tone ivory. Meter cluster-nya juga tampil beda, dimana tachometer dan speedometer memiliki self-illuminating lights berwarna putih yang jelas terbaca. Di antara kedua indikator itu terdapat sebuah panel LCD, yang menyajikan informasi-informasi seperti indikator bensin, indikator pintu, trip meter, jarak tempuh, rata-rata konsumsi bahan bakar, dan temperatur suhu luar (khusus tipe 2.4L).

Kabinnya pun kini terasa lebih lapang, karena panjang kabin bertambah 70mm ketimbang model sebelumnya. Bangku belakang dapat dilipat dengan pembagian 40:20:40 atau 60:40 dan dapat dilipat ke dua arah, sehingga memberikan total kapasitas kabin sebesar 955 liter.

Selain itu, ruang bagasinya dapat dibagi menjadi dua tingkat dengan rak pembatas yang dinamakan sistem Double Deck Cargo. Sementara untuk kenyamanan kabinnya, All New CR-V dilengkapi dengan dual zone climate control (khusus untuk varian 2,4L).

Dari sisi keamanan berkendara, seperti mobil-mobil Honda pada umumnya, All New CR-V sudah mengaplikasikan teknologi G-Force Control (G-CON) untuk menjaga keutuhan struktur pada ruang penumpang saat terjadi suatu benturan. Sementara untuk benturan samping, All New CR-V sudah mengaplikasikan side impact door beam.

Fitur keamanan aktifnya pun terbilang lengkap, mulai dari seat belt dengan pretensioners, sistem pengereman ABS, EBD, dan BA, serta Dual SRS Airbag untuk pengemudi dan penumpang depan. Sementara itu, untuk mencegah pencurian, immobilizer anti-theft system dan security alarm hadir sebagai kelengkapan standar.

Yaris Hantarkan MTTI Raih Podium Pertama

Mezzo Toyota Team Indonesia (MTTI) berhasil merebut podium pertama pada ITCC (Indonesian Touring Car Championship) Super 1500 cc, dengan pembalapnya Dandy Rukmana. Setelah pada seri pembuka Toyota Yaris MTTI berhasil meraih podium pertama dan kedua pada kelas GT Car Championship, pada seri ke-2 ini Toyota Yaris yang dipersenjatai mesin 1NZ-FE dengan teknologi VVT-i semakin membuktikan kehebatan dan kualitasnya.

Dengan kapasitas mesin yang lebih kecil, Toyota Yaris mampu bersaing dengan mobil balap yang memiliki CC lebih besar. Terbukti bahwa dengan konsumsi bahan bakar yang sangat efisien namun Toyota Yaris mampu menghasilkan tenaga dan performa yang sangat memuaskan.

Tak hanya Toyota Yaris, Toyota Vios pun tetap berjaya menjadi yang terbaik. Di seri kedua ini Toyota Vios menjadi yang tercepat di kelas GTCC dan juga di kelas ITCC Super 1500.

“Dari dua seri yang sudah berjalan ini, Toyota Yaris dan Vios sudah mendominasi. Hal ini menunjukkan kualitas produk Toyota yang memang tangguh dan handal. Serta kemenangan yang telah diraih baik oleh MTTI dan privateer merupakan pembuktian kepada masyarakat mengenai mutu produk Toyota serta keberhasilan program regenerasi Toyota,” ujar Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT Toyota Astra Motor.

“Memang memerlukan usaha ekstra untuk bersaing dengan para pembalap lain yang memiliki kapasitas mesin yang lebih besar, tetapi dengan performa yang dimiliki Yaris mampu menghantarkan saya ke podium,” ungkap Dandy Rukmana, pembalap MTTI.

Manajer MTTI Memet Djumhana menambahkan, ”Kami bertekad untuk terus menjadi yang terdepan, dan untuk mewujudkan hal itu kami berusaha semaksimal mungkin. Dengan para pembalap berprestasi kami dan didukung dengan kerjasama dan kekompakan seluruh anggota tim, saya optimis dapat menjadi yang terbaik”.

Sementara itu, Achmad Rizal, Direktur Mezzo Toyota Team Indonesia mengatakan, “Berdasarkan hasil seri pembuka dan kedua ini, Toyota Yaris dan Vios dengan mesin 1NZ-FE dan teknologi VVT-i mampu tidak hanya mendominasi kelasnya tetapi juga dengan mobil balap yang memiliki CC lebih besar.

Karenanya, Toyota Yaris dan Vios semakin banyak digunakan dalam ajang balap ITCC baik oleh tim-tim besar privateer ataupun para pemula, karena dengan konsumsi bahan bakar yang sangat efisien mampu menghasilkan tenaga dan performa yang sangat memuaskan.”

Mezzo Toyota Team Indonesia dengan Toyota Yaris akan kembali menunjukkan ketangguhannya pada seri ke-3 Indonesian Touring Car Championship yang akan digelar pada bulan Juni mendatang di Sirkuit Sentul.

(POLYGON) COLLOSUS AX2.0

        Pemikiran pertamanya adalah ingin mempunyai sepeda All Mountain dengan full-suspensions, karena itu yang belum ada dalam koleksi. Ada pemikiran lain juga untuk mempunyai sepeda dengan brand Indonesia. Kebetulan pabrikan launching sepeda ini, dan arah pemikiran menjadi jelas, tinggal bagaimana mewujudkannya.
        Sepeda ini diwujudkan untuk menghargai brand nasional. Aneh kiranya, jika diantara seluruh koleksi yang ada tidak ada brand lokal. Masalah yang timbul adalah tidak dijualnya dalam bentuk frame saja pada sepeda yang diincar. Terpaksa total komponen diganti dengan yang mempunyai spesifikasi sebaik mungkin yang bisa dijangkau. Penggantian parts tak lain adalah untuk menghargai produk nasional. Sebagian parts masih sementara dan kelak akan ditingkatkan lagi.


Spesifikasi:
Frame : Polygon Collosus AX2.0
Frame type : ALX paralax full-suspension
Frame Year : 2007
Frame size : 19 inch
Color : grained silver
S/N : AS61101374

Forks : Fox 32 Float RLC
Rear suspension : Fox Float 2.3RP
Front derailleur : Shimano XTR FD-M970
Rear derailleur : Shimano XTR RD-M970
Shifters : Shimano XTR SL-M970
Crankset : Shimano XTR Hollowtech II FC-M970
Cassette : Shimano XTR CS-M970 (11-34T)
Chain : Shimano XTR CN-7701
Bottom bracket : Shimano XTR BB-M970
Pedals : Shimano DX PD-MX30
Brake system : Avid Code
Stem : ControlTech FX
Handlebar : ControlTech Scandium
Grips : Odi X-Treme
Headset : CaneCreek Aheadset
Seatpost : ControlTech 7075
Saddle : Fi'zi:k Aliante Carbon Twin-Flex Titanium
Rims : DT-Swiss EX-5.1D
Spokes : DT-Swiss Competition
Hubs : DT-Swiss 370s
Tyres : Michelin X'treme Mountain
Cables : Jagwire
Accessories : Topeak Panoram V12 (cyclocomputer), Cateye (bottle cage), Michelin (chainstay-protector), Fi'zi:k (saddle-bag)

Polygon


Toyota Hotline Raih Call Center Service Excellence Awards 2007

Toyota Hotline media komunikasi antara PT Toyota-Astra Motor (TAM) dengan para customernya, tahun 2007 ini kembali meraih penghargaan Call Center Service Excellence Awards (CCSEA). Toyota Hotline meraih peringkat ke-2 setelah Astra World, sementara posisi ke-3 kategori otomotif diberikan kepada Honda Customer Care.

Penghargaan yang diterima langsung oleh wakil Presiden Direktur PT TAM, Shinji Fujii pada hari Kamis 12 April 2007 merupakan penghargaan serupa yang diterima PT TAM di tahun sebelumnya. Penghargaan tahunan yang dikhususkan untuk layanan call center di seluruh Indonesia ini diberikan oleh Center for Customer Satisfaction & Loyalty (CCSL).

Penilaian yang dilakukan dengan cara Mystery Calling ke lebih dari 75 call center di seluruh Indonesia, telah dimulai dari semester ke-2 hingga akhir tahun 2006 dan mengacu pada tiga poin utama parameter penilaian, yaitu Access, System & Procedure dan People. Toyota Hotline mendapatkan penilaian dengan skor mencapai 85,3% dan dianugerahi predikat sebagai Excellent Outstanding Performance untuk Kategori Kendaraan Roda 4 dari nilai rata-rata industri otomotif sebesar 81,4%.

Johnny Darmawan
, Presiden Direktur PT TAM, mengungkapkan bahwa Toyota Hotline selalu meningkatkan kinerjanya dari tahun ke tahun agar dapat melayani pelanggannya lebih baik lagi. Dengan adanya penghargaan ini semakin membuktikan kesungguhan PT TAM dalam mengutamakan pelayanan bagi para customernya.

Sementara, Wakil Presiden Direktur PT TAM, Shinji Fujii mengungkapkan, “Ke depan, kami merencanakan agar Toyota Hotline dapat lebih mengembangkan fasilitas voice of customer yang dimilikinya. Dari voice of customer ini akan dibuat semacam coding sehingga memudahkan pelacakan kasus atau masalah yang ada.”

Lebih lanjut, Manager Customer Satisfaction Department PT TAM, Harsono menjelaskan, bahwa voice of customer berfungsi agar dapat memahami kasus-kasus apa saja yang akan menjadi highlight dan itu juga akan menjadi feedback bagi divisi terkait di internal perusahaan.

Untuk itu peningkatan kualitas SDM menjadi sangat penting, begitu juga perluasan jam kerja Toyota Hotline, sehingga dapat lebih memudahkan bagi para pelanggan.

Maret 2007: Kijang Innova Dominasi Pasar Medium MPV

Kendati persaingan di kelas mobil penumpang 4x2 semakin ketat dengan munculnya produk-produk baru, mobil keluarga Indonesia – pada Maret 2007 ini Kijang Innova tetap berjaya memimpin pasar dengan angka penjualan dan pangsa pasar jauh di atas para pesaingnya, yaitu sebesar 83,7% atau sebanyak 3.792 unit.

Selain penjualan yang meningkat 257% dari penjualan bulan sebelumnya, peningkatan besar juga dialami oleh Fortuner 4x2 (naik 244%), Fortuner 4x4 (naik 200%), serta Avanza dan Yaris yang bulan lalu memimpin pasar 4x2 Medium Mini. Dilihat dari total penjualan, PT Toyota-Astra Motor tetap memimpin pasar otomotif nasional dengan perolehan market share 38% dan penjualan 12.890 unit. Sementara penjualan nasional bulan Maret mencapai 33.905 unit.

“Pasar Otomotif Nasional bulan Maret ini memang membaik dibandingkan bulan sebelumnya, dengan peningkatan lebih dari 42%. Begitu juga dengan penjualan produk-produk Toyota mengalami peningkatan lebih besar, yaitu sekitar 60%. Secara kumulatif market share TAM 2007 sejauh ini lebih dari 36%,” ungkap Johnny Darmawan, Presiden Direktur PT Toyota-Astra Motor. Penjualan kumulatif TAM adalah 30.477 unit dan penjualan nasional secara total sebanyak 84.511 unit.

Tak hanya menyediakan produk-produk berkualitas bagi pasar Indonesia, TAM juga terus berusaha meningkatkan kualitas dan jenis layanan demi menciptakan the best total ownership experience bagi para pelanggannya.

Awal bulan ini, TAM bersama Telkomsel meluncurkan hasil pertama kolaborasinya dalam hal studi pemanfaatan teknologi telematika di dunia otomotif. Layanan baru ini bertajuk M-Toyota, di mana pelanggan dapat mengakses informasi-informasi penting melalui handphone.

Pasar Kendaraan 4x2. Pada segmen ini, produk-produk Toyota tetap memimpin dengan pangsa pasar sebesar 53,4% yaitu sebanyak 11.946 unit dan mengalami peningkatan pada setiap produknya. Dibuktikan dengan penjualan Innova yang mendominasi sebesar 83,7% di kelasnya. Penjualan Avanza naik 45% dari bulan sebelumnya yaitu sebanyak 5.716 unit dengan penguasaan pangsa pasar lebih dari 58%.

Begitu pula pada Toyota Yaris yang mengalami peningkatan lebih dari 33% dari bulan sebelumnya yaitu sebanyak 904 unit (38,4% market share). Peningkatan jumlah penjualan pun dialami oleh Rush dengan total penjualan sebanyak 1.368 unit (36,5% market share) dan Toyota Fortuner 4x2 yang terjual 166 unit.