Showing posts with label bentuk badan. Show all posts
Showing posts with label bentuk badan. Show all posts

Menjaga Bentuk Tubuh Setelah Melahirkan

Memiliki buah hati dari hasil pernikahan Anda tentulah membuat Anda akan semakin bahagia, namun ada masalah baru yang terkadang timbul setelah melahirkan yaitu bentuk tubuh Anda akan terlihat membesar atau kurus tapi tidak sehat.

Banyak cara di lakukan untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal mulai dari membuat program pelangsing tubuh, mengikuti klinik pelangsingan tubuh, meminum obat pelangsing dan lainya yang dapat membuat bentuk tubuh menjadi normal.

Ada banyak cara yang sebenarnya untuk mendapatkan bentuk tubuh yang ideal, sehat dan menarik di mata suami misalnya :

Menganggap diri masih lajang dan belum menikah, karena biasanya orang – orang yang masih singel sangat memperhatikan bentuk tubuh, kesehatan tubuh dan penampilan tubuh Anda.

Hindari makanan yang berlemak karena makanan berlemak tidak baik untuk tubuh Anda dan kesehatan si bayi atau anak.

Mulai dispilin dan membuat peraturan sehat di rumah misalnya setiap pagi harus olahraga, pola istirahat yang cukup, pola makan yang sehat dan lainnya.

Nah biarpun sudah punya anak sebaiknya bentuk dan kesehatan tubuh harus tetap sehat serta di jaga. Erick

Katanya Bentuk Tubuh Bisa Mempengaruhi Intelketual Seseorang ? Masa ?

Menurut riset yang di tulis harian republika bentuk tubuh seseorang mempengaruhi intelektualitas seseorang jadi tidak heran banyak wanita yang mengikuti program pelangsing tubuh, program diet, meminum obat pelangsing dan lainnya, berikut kutipan tersebut :

“Tak salah bila seseorang mendambakan tubuh ideal. Pasalnya, hasil riset mengungkap tingkat intelektualitas seseorang dipengaruhi oleh bentuk tubuh yang ideal. Disebutkan tubuh yang ideal itu adalah bentuk tubuh yang simetris dimana bagian kiri dan kanan tubuh cenderung sama.

Sebaliknya, hasil riset yang dipublikasikan Virginia Commonwealth University ini juga mengungkap seseorang yang memiliki tubuh kurang simetris cenderung memiliki tingkat intelektualitas yang kurang.

Peneliti berasumsi, penilaian simetris atau tidak tergantung dari ukuran bagian tubuh seperti jemari, bentuk lengan, kaki dan tangan memiliki panjang dan lebar yang sama atau tidak. Jika sama, peneliti berkesimpulan individu tersebut memiliki tingkat intelektualitas yang baik.

"Sejauh ini, kemampuan kognitif seseorang secara nyata telah menjadi medium prediksi terbaik ketika melihat performa pekerjaan seseorang,"ujar salah seorang peneliti, George Banks, seperti dikutip dari Healthday, akhir pekan lalu.

Banks menambahkan hasil riset sekaligus membuktikan satu potensi yang mengungkap perbedaan tingkat intelegensia seseorang.

Sebelumnya, Banks dan tim peneliti menganalisa ulang 14 hasil riset guna menjelaskan hubungan antara bentuk tubuh dengan kemampuan otak seseorang. Belasan riset tersebut telah melibatkan lebih dari 1.900 partisipan.

Usai menganalisa keseluruhan riset, Banks dan kolega menemukan beberapa catatan penting yang mengungkap hubungan antara kecerdasan sebagai indikator kesehatan individu di masa depan, kematian dan kondisi fisik.

Selain itu, Banks dan timnya juga menemukan catatan penting bahwa tingkat kecerdasan seseorang berpengaruh terhadap keberhasilan reproduksi dan kemampuan bertahan hidup di masa depan.”

Alkohol Bisa Bikin Jaga Berat Badan

Wahai perempuan, angkat gelasmu, sebuah penelitian telah menyimpulkan bahwa perempuan yang minum satu atau dua teguk minuman berakohol per hari membuat laju pertambahan berat badannya melambat 30 persen dibandingkan perempuan bukan peminum.

Kajian pimpinan dr. Lu Wang, ahli penyakit menular di "Brigham and Women's Hospital di Boston itu meminta lebih dari 19.200 perempuan Amerika Serikat berumur 39 dan berberat badan di atas normal, untuk mengurutkan kebiasaan minumnya dan pertambahan berat badan mereka dalam 13 tahun terakhir.

Walaupun perempuan umumnya naik berat badannya seiring dengan bertambahnya usia, tetapi pertambahan berat badan mereka yang tidak meminum alkohol lebih cepat dibanding perempuan peminum.

Kajian itu mendapati fakta bahwa kelebihan berat badan berkurang ketika konsumsi alkohol naik.

Ada beberapa yang bisa menjelaskan hal itu, diantaranya perbedaan cara bagaimana perempuan memetabolisme alkohol dibandingkan dengan lelaki, kata Wang.

"Diantara perempuan yang tingkat konsumsi alkoholnya ringan sampai sedang, biasanya memiliki asupan sumber energi rendah alkohol, khususnya karbohidrat," kata Wang dalam kajiannya yang diterbitkan dalam edisi terakhir "Archives of Internal Medicine."

"Sebaliknya, asupan alkohol cenderung memengaruhi naiknya pengeluaran energi melebihi konten energi dari alkohol yang dikonsumsi perempuan. Jika semuanya dihitung, konsumsi alkohol rutin dalam tingkat ringan hingga sedang, menyebabkan hilangnya energi."

Bukti manfaat alkohol bagi kesehatan itu bermacam-macam; beberapa penelitian membuktikan bahwa lelaki dam kaum perempuan yang minum alkohol dalam tingkat sedang, kecil kemungkinannya terserang penyakit jantung, tetapi kajian lain menyatakan meminum alkohol dalam tingkat sedang malah bisa meningkatkan risiko penyakit kanker payudara, ginjal, dan kanker pada wanita lainnya.

Para peneliti mengatakan, mereka tak bisa mengambil kesimpulan untuk peminum berat karena tidak begitu dikaji studi ini dan karena perempuan-perempuan cenderung merokok, maka mereka memiliki gaya hidup yang sangat berebda dari para perempuan yang disurvei lainnya.

Mengomentari hasil kajian itu, Marianne Grant, pakar diet dan pengajar kesehatan di "Coastal Bend Health Education Center" pada Pusat Ilmu Kesehatan Texas, menyebutkan kaum perempuan jangan memedulikan kajian ini dan tetap setia dengan program dietnya.

"Biasanya, pesannya selalu nikmatilah alkohol sedikit. Jangan mempraktikan metode ini sebagai penurun berat badan. Kiat-kiat kunci bagi nutrisi sehat tetaplah seperti dulu," kata Grant memperingatkan. (*) antara news - Reuters/Adam/Jafar