Showing posts with label hotel unik. Show all posts
Showing posts with label hotel unik. Show all posts

Hotel dengan Konsep Mobil Idaman

Menginap di hotel berbintang dengan furnitur mewah dan desain interior hotel mewah mungkin adalah hal biasa. Tapi bagaimana rasanya kalau Anda tidur di mobil dalam kamar hotel berbintang? Itu baru luar biasa!

Adalah V8 Hotel yang berpusat di Meilenwerk, sebuah kota di pinggir Stuttgart, Jerman-lah yang menyuguhkan sensasi berbeda. V8 Hotel membuat semua atribut kamar sampai ke kasurnya pun terbuat dari mobil-mobil favorit dunia mulai dari Morris Minor hingga Mercedes-Benz.

Dengan modal 312 poundsterling atau sekitar Rp 4,3 jutaan permalam, pengunjung dapat tinggal di Suite Zeppelin, sebuah kamar yang memiliki luas 120 meter persegi dengan fasilitas sauna, teras dan pemandangan lanskap indah serta tentunya kamar yang tematik dengan nuansa otomotif.

Tidur di hotel ini, mungkin kita tidak akan merasa seperti tidur di hotel melainkan di sebuah garasi namun dengan berbagai fasilitas.

“Ini menarik semua orang dari segala usia, dari anak-anak sampai pensiunan usia tua dan pengusaha sampa seminggu dan tentunya keluarga juga,” ujar seorang karyawan, Heike Petzold seperti detikOto kutip dari Daily Mail.

“Segala macam orang datang ke sini, sehingga tidak hanya untuk penggemar mobil, tapi tentu saja ada yang tertarik dalam sejarah mobil dan hubungannya dengan industri mobil. Kami bahkan memiliki beberapa tamu selebriti, tapi aku tidak bisa mengatakan siapa mereka sebagai aku tidak diizinkan,” tambahnya.

V8 Hotel sendiri merupakan hotel bintang empat yang memiliki 34 kamar yang bertema mobil dan nuansa tersebut dapat ditemui mulai dari lobby, restoran hingga ke kamarnya.

Cadillac tahun 70an yang sedang nonton layar tancap, carwash Mercedes-Benz hingga garasi Morris Minor menjadi tema kamar-kamar di hotel unik ini. Semua ornamen mobil yang ada di hotel ini pun sebagian merupakan onderdil asli dari sebuah mobil. [dtc]

Ark Hotel Perwujudan Bahtera Nabi Nuh

Bahtera Nuh baru dikembangkan oleh para arsitek asal Rusia. Kali ini, bahteranya berwujud hotel yang dinamai "Ark Hotel". Bahtera yang berwujud hotel ini, dalam konsep yang ditunjukkan Senin (10/1/2011), dibangun untuk mengatasi bencana banjir akibat kenaikan pemukaan air laut.

Ketika bencana banjir terjadi, hotel ini bisa melayang di air laut sehingga mampu menyelamatkan manusia yang ada di dalamnya. Dalam kondisi tersebut, hotel yang didesain berbentuk cangkang ini juga masih bisa menyediakan energi bagi penghuninya sebab bagian dalamnya ditanami pohon.

Selain mengatasi banjir, hotel ini juga dikatakan tahan gempa. Para arsitek yang membangunnya mengatakan, rangka dan desain hotel mampu menyebarkan berat secara merata sehingga bisa mengamankan penduduk dari bencana gempa bumi yang mungkin terjadi.

Hotel ini juga memiliki panel surya dan penampung air hujan yang akan memberikan energi dan air secara alami. Bagian dalam hotel dilengkapi dengan vegetasi tumbuhan yang selain memberikan kualitas udara yang baik juga bisa menjadi sumber bahan pangan.

Eksterior hotel terbuat dari bahan yang transparan untuk memastikan tercukupinya cahaya. Kontrol intensitas cahaya dilakukan dengan adanya filter di bagian dalam ruangan. Sementara, sebuah lapisan khusus juga digunakan untuk memastikan kualitas cahaya yang masuk ruangan.

Hotel ini dibangun oleh firma arsitektur Remistudio Rusia dan International Union of Architect. Alexander Remizow dari Remistudio mengatakan, "Hotel ini dibangun untuk menjawab tantangan yang ada saat ini. Dibangun untuk mendukung sistem kehidupan yang independen."

Tantangan yang dimaksud diantaranya adalah kebutuhan pengamanan dan perlindungan dari efek perubahan iklim serta kondisi lingkungan yang ekstrim. Selain itu juga akan menjawab kebutuhan perlindungan dari aktivitas manusia yang merusak.

Untuk membangun sistem kehidupan yang independen, Remistudio mengatakan, "Semua tanaman telah dipilih berdasarkan kesesuaian, efisiensi dalam mengatur pencahayaan dan kemampuan dalam memproduksi oksigen. Atap yang transparan mebuat tanaman bisa mendapatkan cahaya yang cukup." Sumber kompas