Showing posts with label bangunan rumah. Show all posts
Showing posts with label bangunan rumah. Show all posts

Bunga dan Desain Rumah

Selain untuk menghias bagian luar (outdoor) rumah, bunga ternyata bagus juga untuk dipergunakan sebagai elemen dekorasi bagian dalam desain arsitektur rumah. Menghias interior (ruangan dalam) rumah dengan bunga bisa memberikan kecantikan dan menyemarakkan rumah serta suasana hati penghuninya. Beragam bunga tersedia di pasaran ada yang impor dan lokal, tetapi bukan berarti bunga dari kebun sendiri tidak bisa anda gunakan sebagai penghias ruangan rumah. Anda dapat merangkai bunga-bunga tersebut supaya indah dilihat dan terpancar dari bunga itu sendiri tanpa florist decoration.

Yang anda perlukan hanyalah kemauan dan keberanian berkreasi baik dalam memilih wadah (pot atau vas), bunga, daun dan ranting segar. Warna bunga juga sangat berdampak positif dalam kehidupan anda. Saat memilihnya, pertimbangkan mengenai psikologi warna, pikirkan kembali dampak apa yang akan berpengaruh terhadap mood seseorang.

Bila anda memilih warna merah, maka akan membuat suasana rumah semakin menggairahkan dan menghangatkan tubuh, meningkatkan detak jantung serta jalannya pernafasan. Warna kuning merupakan sumber energi sehingga mampu menstimulasi ingatan serta meningkatkan spirit anda sekeluarga. Hijau dan ungu merupakan warna keseimbangan, ketenangan dan membantu mengurangi rasa depresi.

Jika anda ingin warna yang lebih lembut atau kalem, biru merupakan pilihan yang tepat karena memiliki efek meningkatkan refleksi serta meredakan stres. Untuk memberi semangat dan meredakan rasa lelah, gunakan bunga warna orange. Warna pink juga memberikan ketenangan dan membebaskan anda dari rasa marah. Sedangkan warna putih merupakan lambang kesucian tetapi juga memberikan ketenangan dalam hati anda.

Beragam media bisa dihias seperti meja, dinding, lampu chinese lampion, maupun media lainnya. Anda ingin menciptakan kreasi ruangan yang kelihatan rileks dan santai bisa, dan kalau ingin suasana demikian bisa terinspirasi dari baju bali yang bernuansa santai. architectaria

Merawat Cat Rumah di Musim Hujan

Cat rumah atau cat pada desain interior hotel adalah hal yang sangat sulit sekali untuk di jaga apalagi di musim yang sering sekali berganti. Nah sekarang ini sedang musim hujan cat rumah akan mudah terkelupas dan rontok.

Ada beberapa cara untuk menjaga cat rumah atau cat pada desain interior hotel, berikut caranya :

1. Berikan lapisan cat pada cat rumah atau hotel agar tetap terjaga kualitas dari cat yang sudah ada.

2. Jika cat rumah sudah terlihat kusam sebaiknya di ganti dengan cat baru yang lebih berkualitas.

3. Sebelum mengecat ulang Anda harus memperhatikan musim yang sedang terjadi karena jika musim yang sedang Anda hadapi adalah musim hujan cat akan lebih susah mengering sedangkan jika pada musim kemarau kemungkinan cat kering lebih cepat tapi hasil tidak maksimal. Jadi musim yang tepat untuk cat rumah atau hotel adalah kondisi kering dan sinar matahari tidak terlalu menyengat. erc

Memanfaatkan Ruang Kecil dalam Rumah

Ruang kecil dalam suatu rumah terkadang kita menyepelkan ruangan tersebut selain itu juga kita terkadang tidak memanfaatkan ruang kecil tersebut menjadi suatu ruangan yang berguna di dalam suatu desain arsitektur rumah. Mungkin ada sedikit kiat dan tips untuk Anda yang ingin mencoba memanfaatkan ruang kecil tersebut :

Ruang kecil bisa Anda jadikan taman hijau yang bisa menjaga keseimbangan alam yang ada di lingkungan sekitar Anda.

Ruang kecil yang ada bisa di manfaatkan untuk arena bermain anak.

Ruang yang ada bisa manfaatkan jadi tempat belajar Anak.

Ruang kecil dalam rumah bisa Anda manfaatkan menjadi tempat untuk mencari inspirasi, ruang kerja atau juga ruang ide bagi Anda seorang kreatif atau pekerja keras.

Manfaatkan setiap ruang yang ada di dalam rumah jangan jadikan ruang tersebut sebagai tempat penyimpanan barang yang akan menghasilkan debu saja. erc

Dimanakah Go Green Anda ?

Melihat Desain arsitektur rumah dan bangunan yang ada di kota – kota besar terutama di beberapa perumahan apakah kita masih melihat go green atau kegiatan – kegiatan kecil yang menjaga lingkungan sekitar ?

Saya rasa kegiatan go green akhir – akhir ini sudah jarang di galakan karena saya melihat makin banyak perumahan, lapangan golf, apartemen, mall dan lainnya yang berdiri dan mengakibatkan kurangnya ruang hijau di kota – kota besar.

Jika hal tersebut terus dilakukan bukan tidak mungkin banjir yang membuat lumpuh kota Jakarta khususnya di beberapa dearah pusat perekonomian Jakarta beberapa tahun yang lalu akan terjadi lagi dan membuat roda perekoniman Indonesia berhenti untuk sejenak.

Lalu jika hal itu sudah terjadi apakah kita saling menyalahkan ? saling menuduh ? atau saling lempar batu sembunyi tangan ? jika saya dapat berkata dan mengemukan pendapat tentu saya akan berkata bukan waktunya bagi kita untuk saling menuduh dan menyalahkan tapi waktunya untuk membangun karakter kita terutama karakter untuk menciptakan dan menjaga lingkungan sekitar kita.

Go green bukan hanya sekedar kita mengikuti kegiatan – kegiatan go green, ikut – ikutan teman, ingin mencari popularitas dan lainnya tapi pada dasarnya go green itu harus datang dari dalam diri kita sendiri lalu wujudkan dengan menjaga lingkungan sekitar kita, misalnya membuat taman hijau di rumah, menanam pohon – pohon kecil dilingkungan rumah, membuang sampah pada tempatnya, tidak mencoret – coret, desain arsitek rumah yang ramah dengan lingkungan dan masih banyak lagi kegiatan yang seru dan bermanfaat bagi linkungan.

Semoga dengan tulisan ini kita tidak saling menyalahkan lagi tapi mulai membangun dan merefleksikan go green yang ada di dalam hati kita. erick

Arsitek Hijau Makin Langkah

Membangun rumah dengan desain arsitektur rumah yang baik dan ramah lingkungan tidaklah mudah karena masih banyak hal yang harus diinginkan. Berikut beberapa kesulitannya :

Arsitek

Makin kini sulit sekali menemui arsitektur bangunan / rumah yang perduli dengan lingkungan sekitar malahan makin banyak jumlah bangunan dan rumah ketimbang ruang hijau.

Bangunan

Sejumlah bangunan di kota besar seperti di Jakarta makin kesini juga makin tidak peduli dengan keadaan sekitarnya contoh makin banyak penggunan kaca ketimbang bahan yang bisa menyerap panas.

Ruang hijau

Ruang hijau yang semakin dikit akibat banyak sekali mall dan apartemen yang bertumbuh lebih pesat ketimbang ruang hijau. Hal ini juga salah satu pemicu sulitnya mewujudkan arsitek hijau di kota besar.

Hmm setelah melihat hal ini masihkan kita berfikir untuk mendirikan bangunan seperti gedung perkantoran, apartemen, perumahan dan mall ?

Semoga kita makin berfikir. er