Stasiun Syntagma Yunani -- atlasobscura.com
BERKELILING di negara-negara Eropa dengan menggunakan kereta merupakan hal yang menyenangkan. Selain bersih, beberapa stasiun bawah tanah di sejumlah negara tampak mengagumkan. Salah satunya stasiun bawah tanah Syntagma di Athena, Yunani.
Stasiun bawah tanah Syntagma mempunyai dua fungsi. Selain sebagai tempat pemberhentian kereta, stasiun ini juga merupakan sebuah museum yang memiliki banyak koleksi artefak bersejarah.
Ketika berada di stasiun ini, Anda dapat melihat dengan jelas berbagai lapisan sejarah manusia yang di pajang di etalase ataupun yang menempel di dinding.
Pameran di stasiun sekaligus museum ini, dimulai dengan era Bizantium kemudian bergerak turun melalui Romawi, Yunani kuno, dan akhirnya zaman prasejarah. Termasuk kuburan terbuka dari necropolis kuno yang awalnya ada di sini.
Selama bertahun-tahun, para insinyur melakukan penggalian terbesar dalam sejarah kota saat akan membangun stasiun bawah tanah ini. Para arkeolog juga dilibatkan dalam penggalian ini karena banyak peninggalan sejarah yang ditemukan selama proses penggaliannya.
Hasilnya, puluhan ribu artefak selama proses penggalian ditemukan dan hasil akhirnya adalah pengetahuan yang lebih baik mengenai sejarah Athena yang terkubur.
Sejak masa kuno, daerah ini terletak di luar tembok kota dan merupakan lokasi alam untuk kuburan yang dimulai awal abad ke-11 SM sehingga saat penggalian banyak menemukan barang kuburan dan pipa Yunani kuno.
Perpaduan yang apik antara transportasi berteknologi tinggi dan arkeologi membuat stasiun Syntagma menjadi tempat yang harus dikunjungi saat berplesiran ke Athena, Yunani. (*/X-12)
Stasiun bawah tanah Syntagma mempunyai dua fungsi. Selain sebagai tempat pemberhentian kereta, stasiun ini juga merupakan sebuah museum yang memiliki banyak koleksi artefak bersejarah.
Ketika berada di stasiun ini, Anda dapat melihat dengan jelas berbagai lapisan sejarah manusia yang di pajang di etalase ataupun yang menempel di dinding.
Pameran di stasiun sekaligus museum ini, dimulai dengan era Bizantium kemudian bergerak turun melalui Romawi, Yunani kuno, dan akhirnya zaman prasejarah. Termasuk kuburan terbuka dari necropolis kuno yang awalnya ada di sini.
Selama bertahun-tahun, para insinyur melakukan penggalian terbesar dalam sejarah kota saat akan membangun stasiun bawah tanah ini. Para arkeolog juga dilibatkan dalam penggalian ini karena banyak peninggalan sejarah yang ditemukan selama proses penggaliannya.
Hasilnya, puluhan ribu artefak selama proses penggalian ditemukan dan hasil akhirnya adalah pengetahuan yang lebih baik mengenai sejarah Athena yang terkubur.
Sejak masa kuno, daerah ini terletak di luar tembok kota dan merupakan lokasi alam untuk kuburan yang dimulai awal abad ke-11 SM sehingga saat penggalian banyak menemukan barang kuburan dan pipa Yunani kuno.
Perpaduan yang apik antara transportasi berteknologi tinggi dan arkeologi membuat stasiun Syntagma menjadi tempat yang harus dikunjungi saat berplesiran ke Athena, Yunani. (*/X-12)
No comments:
Post a Comment