Studi: Game Kekerasan Kurangi Stres

TEXAS - Game-game kekerasan kerap dituding membahayakan emosi gamers. Orang-orang yang memainkan game 'berbau' kekerasan dikhawatirkan meniru setiap adegan yang ada di dalam game.

Tapi, para peneliti dari Texas A&M International University menemukan jika game-game kekerasan justru memiliki dampak positif bagi perkembangan emosi pemain. Studi yang dilakukan universitas tersebut menunjukkan bahwa game bertema kekerasan dapat menurunkan tingkat stress dan depresi seseorang.

"Game kekerasan dapat menjadi tempat bagi seseorang untuk mengaktualisasikan kemarahan dan semua tekanan yang dialaminya," ujar seorang peneliti Texas A&M International University Professor Christopher Ferguson, seperti dilansir GamePro, Selasa (13/7/2010).

Peneliti melakukan studi dengan membandingkan dampak dari kelompok-kelompok yang memainkan game-game bertema kekerasan seperti Hitman: Blood Money or Call of Duty 2 dengan game non-kekerasan seperti Madden 2007. Hasilnya terlihat bahwa emosi kelompok yang memainkan Hitman: Blood Money or Call of Duty 2 lebih stabil, ketika setengah jalan permainan, tersebut dihentikan.

Hasil penelitian yang dipublikasikan di jurnal 'European Psychologist' tersebut melibatkan sekira 103 mahasiswa, 62 orang laki-laki dan 41 orang perempuan.
(ugo)

No comments:

Post a Comment