APPMI
Kontributor : Teks: Selvianna C (Junior Editor) / Foto-Foto: Ist
Pemangku industri fashion dirikan Trend
Pemangku kepentingan industri kreatif fashion akhirnya sepakat untuk membentuk Trend sebagai panduan untuk prediksi di industri itu, terutama tren pada 2011.Mall Kelapa Gading, Jakarta, Kabarindo- Apa jadinya apabila para pemangku industri fashion berkumpul ?
Lahir kesepakatan hasil dari seminar bertema Trend 2011 Surf-vival yang melibatkan Asosiasi Perancang dan Pengusaha Mode Indonesia (APPMI), Jakarta Fashion Food Festival (JFFF), dan lembaga sosial Indonesia Creative Center (ICC) di Mall Kelapa Gading, Jakarta Utara kemarin sore, Jumat (14/5).
Pembicara dalam seminar itu, Dina Mediani, yang juga sekaligus Ketua tim pembuat Trend 2011 Surf-vival mengatakan pihaknya telah melakukan kegiatan riset sejak awal tahun untuk mewujudkan panduan dasar tersebut.
"Untuk mewujudkan buku panduan Trend 2011, kami melakuan research, peninjauan ke pusat mode Hong Kong, dan mempelajari tren global, yang disuaikan dengan lingkungan Indonesia," ungkapnya yang juga ketua bidang ekspor APPMI seperti dikutip dari Portal Bisnis.
Tujuan dari pembuatan paduan Trend 2011, katanya, adalah antara lain untuk meningkatkan peranan produk industri kreatif di Indonesia, dan juga dalam rangka mewujudkan Jakarta sebagai pusat mode dunia.
Untuk trend 2011, dia mengelompokan empat tema utama yaitu technatura, replay, wonderlush, dan hullabaloo. Dari panduan trend tersebut, katanya, perlu mengadakan pelatihan kepada komunitas yang tertarik di bidang fashion, karena panduan baru merupakan dasarnya tentang trend, dan banyak lagi tentang turunannya, seperi pemilihan bahan, pemilihan motif, dan warna.
Upaya memperkuat dan memperkenalan panduan Trend 2011 itu, Dina bersama Kementerian Perindustrian akan mengadakan workshop di delapan kota di Indonesia, yaitu Jawa Barat, Jawa Timur, Jawa Tengah, Banten, Makassar, Yogyakarta, Bali, dan Lombok.
Bravo.......!
No comments:
Post a Comment